Nikmatnya Seks Artis Agnes Monica


Hari itu latihan rutin, Agnes Monica dan 10 penari latar prianya sedang melakukan latihan rutin menjelang sow di tv.

Agnes Monica yang bergairah dan muda, enerjik dan cantik, meliuk-liuk merangsang birahi, dan ia bukannya tidak tahu itu.

‘Ok guys, take five’ serunya. Dan ditengah istirahat itu Agnes Monica berseru


‘Thank you guys karena sudah Bantu aku…. Sekarang biar aku hibur kalian’. Sambil itu Agnes Monica memutar house music dan ia mulai menari erotis.

Para penari latarnya ternganga melihat Agnes Monica yang bergerak liar dan mulai striptease. Gerakannya benar-benar memancing birahi, tanpa disadari mereka mulai menggesek penis mereka.

Satu persatu pakaian Agnes Monica terlepas sehingga bugil total di hadapan mereka, Agnes Monica sama sekali tidak merasa malu bahkan ia semakin berani. Ia mendekati penarinya yang mulai horny dan menggesekkan tubuhnya di dada bidang mereka serta menggesek penis mereka.

Lalu ia mundur sedikit dan berkata ‘Do you guys wanna fuck me or what’ Tanpa dikomando lagi para penari melepas pakaian mereka hingga bugil, mereka serempak menggerayangi tubuh montok Agnes Monica, dan mereka mulai berani melakukan French kiss karena memang Agnes Monica yang memulainya.

Agnes Monica tanpa jengah menghisapi penis mereka satu persatu dan mengocok penis lainnya dan ia tanpa segan mengisap sperma yang muntah di mulutnya.

Lalu Agnes Monica merebahkan dirinya, ia mengangkankan kakinya dan berkata ‘who wanna be the first?’

Maka Andre, penari latarnya yang paling oke maju, ia meletakkan kepalanya di vagina Agnes Monica yang berbulu halus dan terawat rapih dan dengan rakus menjilati, mecium dan mengisapinya. Agnes Monica merasakan sensasi yang sangat tinggi terlebih dengan gerakan erotis yang tadi dilakukannya, ia tidak tahan lagi dan melenguh keras seiring orgasmenya. Andre lalu mengarahkan penisnya ke vagina Agnes Monica yang sudah basah dan dengan sekali entak menerobosnya.


Agnes Monica berteriak tertahan namun segera mneggoyangkan pinggulnya seiring kenikmatan yang dirasakannya.

Tak lama dirasakannya Andre sudah akan orgasme, ia sengaja menahan pinggul andre yang keheranan dan akhirnya memuntahkan sperma di dalam rahim Agnes Monica.

‘Don’t worry’ ujar Agnes Monica sambil tersenyum nakal dan ia melirik ke belakan bahu Andre

Darren segera maju menggantikan Andre, ia mengangkat kaki Agnes Monica ke bahunya dan menghujamkan penisnya, ia sangat bernafsu karena tak pernah dalam mimpinya ia menyetubuhi Agnes Monica yang selama ini memang menjadi objek masturbasinya, hujaman demi hujaman sampai ia tidak kuat lagi dan menembakkan lahar putihnya di dalam vagina Agnes Monica.

Waren segera menyusul, menunggingkan Agnes Monica dan menghujam vaginanya doggy style, tangannya meremas payudara Agnes Monica memilin-milin putingnya. Perlakuan ini membuat Agnes Monica tidak tahan dan kembali orgasme.

Adi yang tidak tahan menunggu giliran menjambak rambut Agnes Monica hingga terdongak dan melesakkan penisnya ke dalam mulut Agnes Monica hingga ke tenggorokannya.

Agnes Monica melayani itu semua, ia tidak menahan Adi untuk tidak merejok penisnya sedalam itu, bahkan Agnes Monica mengeluarkan kemampuan deep throat nya untuk memuaskan Adi, dan tak lama kemudian mereka ejakulasi bersamaan.


Dony menghampiri Agnes Monica yang masih tetap dalam posisi nungging menantikan serangan berikutnya. Ia melihat cairan sperma yang mengalir dari selangkangan Agnes Monica bercampur dengan cairan kewanitaan Agnes Monica sendiri.

Ia mendekati Agnes Monica dan membisikkan sesuatu

Agnes Monica tersenyum liar dan berbisik lirih ‘Go ahead darling, just be gentle, it’s my first and you had such a long dick’

Kemudian Dony memasukkan kepala pensnya ke vagina Agnes Monica yang sudah sangat becek, lalu perlahan ia mengarahkan penisnya ke lubang pantat Agnes Monica, rekan-rekannya terkesima dan perlahan dengan halus penis itu dilesakkan ke dalam pantat Agnes Monica sampai amblas semuanya.


Agnes Monica sedikit menggelinjang menahan sakit bercampur nikmat, sekarang tidak ada lagi lubangnya yang perawan but she doesn’t give a damn, aku cuma ingin sex.

Setelah yakin Agnes Monica sudah siap, secara perlahan namun pasti Dony mengaduk pantat Agnes Monica yang montok itu,walau masih agak seret, Agnes Monica mulai bisa menikmati dan mulai bergerak liar membuat dony kewalahan dan akhirnya orgasme berbarengan dengan Agnes Monica.

Tiga penari lainnya yang sudah tidak tahan maju berbarengan mengeroyaok Agnes Monica. Agnes Monica didudukkan di atas penis seorang, disodomi yang lain dan men deep throath penis ketiga.

Agnes Monica benar-benar kewalahan dibuatnya apalagi mereka melakukan rotasi sehingga masing masing merasakan nikmatnya vagina, anus dan mulut Agnes Monica, dan yang membuat mereka makin bernafsu karena Agnes Monica sama sekali tidak menunjukkan kalau ia jijik bahkan dengan semangat mengisapi penis mereka, dan tanpa dikomando mereka orgasme ditiga liang kenikmatan Agnes Monica

Dua penari yang tersisia mengangkat Agnes Monica, dan menyadwichnya sambil berdiri, Agnes Monica yang berbadan montok dan mungil, tergantung di antara mereka berdua, kakinya tidak menyentuh lantai. Hal ini membuat Agnes Monica makin melayang karena penis mereka menyodok tempat terdalam di anus dan vaginanya.

Penari yang menyodomi anus Agnes Monica ingin bertukar tempat namun ditolak, hampir terjadi keributan bila Agnes Monica tidak melerai dengan berkata ‘jangan rebutan sayang, lubangku cukup untuk kalian berdua.


Peanri yang dibelakang mulanya ragu, namun kemudian memasukkan penisnya dengan hati-hati supaya tidak merobek vagina Agnes Monica. Agnes Monica menggelinjang kenikmatan, ia merasa vaginanya penuh seperti ada baseball batt di vaginanya, Agnes Monica orgasme dengan hebat menikmati tiap entakan dan sensasi yang dirasakannya, ia orgasme berkepanjangan sampai akhirnya kedua penari itu orgasme di dalam rahim Agnes Monica.

Dan mereka mengulanginya lagi dan lagi sampai semuanya kelelahan dan tertidur Agnes Monica dalam posisi mengangkang terlentang di atas tubuh penari yang menyodominya, seorang teerkulai dengan penis di vagina Agnes Monica, satu dimulutnua dan dua tanganya menggengam penis, yang lima lagi sudah berceceran entah dibagian mana tubuh Agnes Monica.

Dan mereka baru bisa bangun setelah larut malam.

Agnes Monica melihat penarinya yang terpuaskan, puas karena telah meniduri sang primadona, dan ia juga terpuaskan dengan amat sangat, gairah sexnya mengalir deras bagai air bah.

Dan dengan kerlingan nakal sebelum mereka berpisah ia berkata

‘C U next rehearsal guyz’

Agnes Monica yang seksi sedang melalukan olah vocal sendirian di studio, yang ada hanya Anto, penjaga studio yang berbadan kerempeng.

Hari sudah larut, pukul 10 malam, Agnes Monica yang sedang asyik bernyanyi tidak menyadari kalau Anto memanggil beberapa temannya, mereka sudah menunggu malam ini, malam yang begitu dinantikan.

Agnes Monica yang merasa sudah cukup latihan berjalan menuju pintu studio, belum lagi tangan nya memegang handel, mulutya dibekap dan lehernya ditempel pisau.

‘janga ribut atau mampus’ bentak suara dibelakangnya.

Agnes Monica mengangguk takut dan menurut saja ketika mereka membawanya ke lantai atas ke sebuah ruangan kosong, dan ia di dorong ke tengah ruangan.

Agnes Monica berbalik dan memandang penculiknya, ia mengenali Anto dan teman-temannya, tukang parkir studio, tukang becak yang sering mangkal, tukang jualan dan loper Koran lampu merah dekat studio.

Anto maju dan berkata ‘silahkan teriak sampai pita suaramu putus, tak akan ada yang dengar, ruangan ini kedap suara’

Agnes Monica lemas mendengarnya dan ia sedikit takut karena melihat mereka begitu berliur menatap tubuhnya yang hanya berbalut tank top dan celana pendek.

‘Kamu selalu mengudang syahwat kami’ ujar Anto, ‘Sekarang kamu harus bayar itu semua. Kami akan entot kamu sampai kami puas’

Mendengar penghinaan itu Agnes Monica merinding, namun ia bingung karena ada sedikit kegairahan dalam dirinya.

‘Turuti mau kami, kamu selamat’ kata Anto lagi, ‘Atau ….’ Anto mengguratkan jempolnya ke leher.

Agnes Monica makin merinding, namun ia memutuskan pasrah daripada nyawa menjadi taruhan.

Dengan kasar Anto menelanjangi Agnes Monica hingga tersisa sepatu ketsnya yang membuat Agnes Monica tampak seksi dan pasrah, ia menciumi bibir Agnes Monica dengan rakus dan memaksa French kiss. Mendapat perlakuan itu Agnes Monica merasa birahinya terusik, namun ia mencoba menyangkalinya, ‘kamu lagi diperkosa bodoh jangan terpancing’

Tangan-tangan lainnya menggerayangi Agnes Monica, payudaranya yang montok, putingnya yang merekah, pahanya, vaginanya, belahan pantatnya. Setiap jengkal tubuh Agnes Monica tak ada yang terlewat, dan Agnes Monica berusaha setengah mati menahan untuk tidak merespon.

Anto lalu mendorong Agnes Monica hingga terlentang, membentang kakinya dan menghujamkan penisnya ke vagina Agnes Monica yang masih sedikit kering.

Agnes Monica mengaduh karena perih, namun Anto tidak perduli, ia terus memajumundurkan penisnya dengan brutal, dendamnya selama ini ditumpahkan ‘gue entol lu cokin, makan nih jalan tol gua. Agnes Monica… entot lo’ racau Anto.

Agnes Monica sendiri tidak percaya, hinaan itu justru membuat ia makin birahi, dan kemudian ..

‘aaahhh makan peju gua anjing….’ Seru Anto sambil menyemburkan spermanya ke rahim Agnes Monica. Kemudian Anto menarik penisnya yang mengecil dan berkata ‘biar lo hamil sama penjaga malam ha ha ha’.

Agnes Monica tertawa dalam hati mereka tidak tahu kalau Agnes Monica melakukan tubektomi pada salah satu liburannya di Eropa sehhingga dia bisa menikmati sex sebanyak mungkin tanpa takut hamil.

Lalu loper Koran maju menggantikan Anto, ia memaksa Agnes Monica untuk mengangkanginya dan melakukan woman on top, ‘gileee… liat coy… gue dientot Agnes Monica, dia entot gue….’

Agnes Monica makin panas mendengar penghinaan itu, birahinya makin terpacu, apalagi tukang parkir itu mulai mengerayangi dadanya.

‘toket cokin ini memamng empuk….’

Akhirnya loper Koran itu orgasme.

Anto nampak kurang puas…’ sial nih lonte, dientot biar enak masih ngga orgasme juga.. apa kita ptong aja itilnya?’

Agnges ketakutan mendengarnya, ia sedikit menyesal karena tidak orgasme padahal dia sangat ingin….

‘Jangan coy sayang kan?’ kata tukang parkir yang keturunan Indonesia timur. ‘Kita liat apa jalan tol dari timur bisa buat dia takluk’

Agnes Monica terbeliak melihat penis tukang parkir itu… diameternya sebesar kaleng bir dan kepalanya sebesar kepalan tangannya. ‘mati aku kalau penis itu masuk..’ piker Agnes Monica. Namun Anto sigap. Ia dan rekannya memegang kaki Agnes Monica, menekuknya kearah dada dan meregangkannya selebar mungkin.

‘makan nih jalan tol’ seru tukang parkir sambil menghujamkan penisnya ke vagina Agnes Monica.

Agnes Monica coba melawan namun sia-sia, ia kesakitan waktu penis itu merejok sampai ke dalam, dan sampai semuanya sepanjang 30 cm amblas.

‘aaaah tempe cokin memang asiiiiiikkk’ lenguh tukang parkir sambil mulai memaju mundurkan penisnya.

Rasa sakit berlangsung menghilang, vagina Agnes Monica mulai bisa menerima penis besar tukang parkir itu, dan gelombang orgasme yang tertahan datang lagi, seiring genjotan bertenaga tukang parkir itu. Akhirnya pertahanan Agnes Monica jebol, bagai air bah Agnes Monica berteriak menandakan orgasmenya.

Mereka semua bersorak kegirangan, Agnes Monica merasa malu namun juga bahagia karena orgasme itu sungguh diluar dugaan, sangat nikmat.

Tukang parkir itu lalu mencabut penisnya dan menampung spermanya dalam gelas, hampir penuh.

‘Eh lonte… sekarang kau minum peju sampai habis atau gue sodomi biar pantat lo ancur’.

Agnes Monica buru-buru mengambil gelas itu dan meminumnya sampai habis, dan tanpa mereka sadari Agnes Monica orgasme lagi.

Dalam kondisi lemas, Agnes Monica ditunggingkan, tukang becak mengambil posisi dan tanpa peringatan langsung menyodomi Agnes Monica.

Agnes Monica menjerit kesakitan namun tukang becak itu tidak perduli. ‘tenang jalan tol gua nggak sebesar itu say’. Memang benar namun tetap saja perih bagi Agnes Monica karena pantatnya kering.

Lagi meringis kesakitan dan keenakan, tukang jualan memposisikan tubuhnya didepan Agnes Monica, dan memaksa Agnes Monica men deep throat penisnya, untungnya tidak lama karena tukan jualan itu langsung orgasme karena begitu bernafsu menyetubuhi sang idola.

Tak lama tukang becak itu ejakulasi di anusnya lalu mencabut penisnya dan membawanya ke wajah Agnes Monica.

Agnes Monica bisa melihat campuran sperma, sedikit darah dan kotoran di penis itu, lalu tukang becak berkata, ‘kalo lu mau pantat lu nggak gua sodok pake tangan, lo isep jalan tol gua ampe bersih, lagian itukan tai lo sendiri.’

Wajah Agnes Monica memerah, yang ia tak mengerti kenapa ia tidak bisa marah atau menangis? Ia di perkosa, dihina, direndahkan. Tetapi kenapa ia bisa orgasme dan bahkan menikmatinya? Dan dengan pasrah menerima penis kedua yang bercampur kotorannya sediri kedalam mulutnya? Tidak seperti yang dengan rela ia lakukan pada rekan-rekannya?

Sambil ia menghisap penis tukang becak itu akhirnya Agnes Monica mengerti. Perasaan tak berdaya ini yag membangkitkan birahinya, stelah selalu ‘di atas’ sebegitu lama. Ia sebenarnya ingin ditaklukkan ingin dibuat tak berdaya, rapuh.

Akhirnya pikiran Agnes Monica cerah lagi dan ia menikmati ‘perkosaan’ ini, walau tetap pasang tampang pura-pura agar ‘pemerkosanya’ tidak curiga.

Terakhir tukang parkir itu mendudukkan Agnes Monica di atas penisnya, lalu Anto ambil giliran menyodomi Agnes Monica, tukang becak dan loper Koran bergantian disepong Agnes Monica sampai semuanya ejakulasi.

Lalu mereka mengancam Agnes Monica agar tidak melapor kepada siapapun atau mereka akn bertindak lebih brutal lagi, dan sebelum pergi loper Koran itu menyetubuhi Agnes Monica sekali lagi di anus kemudian di vaginanya bergantian dan menyemburkan spermanya di wajah Agnes Monica.

Lalu mereka kabur, meninggalkan Agnes Monica yang lemas namun tersenyum senang karena ia menemukan sisi gelapnya dan gairah sexnya dapat dikeluarkan dengan bebas, dan hari itu ia orgesme berkali-kali tanpa diketahui.

Dan ia berharap akan ‘diperkosa’ lagi oleh mereka.

Agnes Monica yang merasa jenuh dengan kehidupan kota dan rutinitas yang dijalananinya memutuskan untuk menyepi di daerah puncak yang sepi dan jarang dikunjungi orang.

Agnes Monica menemukan sebuah villa terpencil yang jauh dari keramaian, di villa itu Agnes Monica disambut penjaganya yang dipanggil Kaka.

Malam itu ketika Agnes Monica sedang merenung, menikmati hangatnya perapian hanya berbalut piyama terusan, kaka berdiri disampingnya dan berkata kalau teman-temannya ingin berkenalan dengannya,.

Agnes Monica mengeluh dalam hati ‘aduh, apa aku tidak bisa tenang barang sebentar, dasar penggemar’ namun ia berdiri dan berbalik menyambut penggemarnya.

Dan Agnes Monica terkejut.

Di hadapannya berdiri sepuluh orang laki-laki dengan tampang mesum dan menelan liur melihat siluet tubuh Agnes Monica melalui piyama tipis yang menerawang akibat nyala api di belakang Agnes Monica, Agnes Monica mengenali mereka sebagai, empat orang adalah tukang ojek yang mangkal di dekat pasar dan lima orang kuli bangunan yang membangun villa dekat situ.

Kaka berkata ‘Kita-kita mau ngewe sama non, abis non seksi sekali. Ngga usah ngelawan, ngga bakal ada yang dengar. Kecuali kalo non mau dikasarin dan kita buang ke penampungan gelandangan biar non diewe sama mereka’

Agnes Monica tersenyum binal, ia sama sekali tidak berkeinginan melawan karena melihat tampang mesum mereka Agnes Monica justru merasa terbakar gairahnya, terlebih lagi ia membayangkan sensasi bercinta dengan orang kampong dan kuli bangunan, lalu ia berkata ‘shut up, jangan ancam saya’ katanya sambil membuka kancing piyamanya, meloloskannya melalui bahu, berdiri menantang. ‘Kalian mau ewe aku?’ katanya sambil berpose seperti patung dewi, ‘silahkan… makan malam sudah tersedia’

Kecuali Kaka semuanya maju merangsek Agnes Monica. Tubuh Agnes Monica digerayangai, diciumi, dijilat. Agnes Monica mendesah-desah kenikmatan menerima serangan bertubi begitu, remasan kasar, cubitan, French kiss, jilatan nakal.

Tak lama, Agnes Monica jongkok dan mulai mengoral penis mereka satu persatu, mereka semua sudah bugil dan mengerang nikmat merasakan isapan Agnes Monica.

40 menit Agnes Monica mengoral mereka. Agnes Monica begitu liar, ia men deep throath penis itu satu persatu, ia begitu terangsang melihat penis mereka yang antara 25 sampai 30 cm itu, ia minum sperma mereka.

Kaka menjambak Agnes Monica, dan melemparkannya ke karpet lembut di depan perapian, dan mengangkannya. ‘Pernah di ewe jalan tol model begini?’ katanya yang membuat Agnes Monica membeliak, karena penis Kaka yang hampir sepanjang lutut dan diameter kaleng bir, akhirnya Agnes Monica tahu Kaka kependekan jalan tol Kuda.

Agnes Monica harus bekerja keras, menerima sodokan , menggelinjang, menaik turunkan pinggul, sambil mendesah keenakan merasakan penis Kaka mengisi rahimnya, bahkan Agnes Monica mendapat orgasmenya yang pertama bersamaan dengan amblasnya keseluruhan penis Kaka. Agnes Monica menggeletar.

‘Dasar lonte’ ejek Kaka ‘baru gitu dah keluar, nih terima sodokan gue, biar tambah kelojotan’ kata Kaka sambil mulai menggejnot Agnes Monica, yang makin menggelinjang, dan mengerang keenakan.

Agnes Monica mendapat orgasmenya yang keempat ketika Kaka menyemburkan spermanya ke rahim Agnes Monica, namun Agnes Monica sama sekali tidak kuatir karena tubektominya memastikan ia aman untuk bercinta. Tempatnya langsung digantikan, orang kedua, yang mengangkat kaki Agnes Monica ke atas bahunya dan menggenjot Agnes Monica sebrutal yang ia bisa, mengi

Orang ketiga menunggingkan Agnes Monica dan menyetubuhinya doggy style, sementara orang keempat menyetubuhi mulut Agnes Monica dengan ganas, membuat Agnes Monica sedikit tersedak menahan serangan mereka. dan mereka orgasme bersamaan dengan Agnes Monica.

Lalu Jai, salah seorang kuli bangunan menjilati anus Agnes Monica. Agnes Monica mengerang merasakan sensasi tersebut, lalu Jai meludahi lubang anus Agnes Monica, dan tanpa ba bi bu, menghujamkan keseluruhan penisnya ke anus Agnes Monica.

Agnes Monica berteriak tertahan menerima serangan mendadak tersebut, kepalanya terdongak ke belakang merasakan hujaman itu, mulutnya menganga, namun segera mengeluarlkan desah kenikmatan dan erangan nafsu. Agnes Monica sudah dapat menguasai dirinya kembali dan menggerakkan pinggulnya seiring hentakan Jai yang menyodominya. dan tak lama mereka orgasme berbarengan, kemudian Jai menyorongkan penisnya ke mulut Agnes Monica yang langsung memberikan deep throat walau penis itu membawa sedikit kotoran dari anusnya.

Lima orang lainnya, membopong tubuh Agnes Monica ke kamar, menghenyakkan tubuhnya di kasur empuk, seorang dari mereka menyodomi Agnes Monica dan menelentangkannya di atas tubuhnya, seorang lagi segera menggasak vagina Agnes Monica, sekarang Agnes Monica berada dalam posisi sandwich. Kepalanya yang agak terjulur ke luar kasur menyebabkan mulutnya membuka dan memudahkan orang ke tiga untuk merasakan deep throat dari Agnes Monica, sementara dua orang lagi menerima kocokan tangan mungil Agnes Monica, dan mereka bergantian menyetubuhi seluruh lubang tubuh Agnes Monica. Agnes Monica tak tau lagi berapa lama ia bercinta dengan mereka, namun samara-samar ia melihat Kaka masuk ke dalam kamar dan bergabung dengan mereka.

Paginya Agnes Monica terbangun dengan penis Kaka menancap tegar di anusnya, dengan sedikit lemas Agnes Monica melangkah ke dalam kamar mandi, dan membasuh tubuhnya dengan air hangat di bawah shower. namun tak lama kemudian, Kaka dan seorang tukang ojeg masuk dan menyanwich Agnes Monica sambil berdiri. tukang ojeg tersebut menyodominya sambil meremasi payudara Agnes Monica, dan Kaka ber French kiss ria dengan Agnes Monica.

Agnes Monica keluar dari kamar mandi bertelanjang bulat karena mereka menyembunyikan handuk miliknya. Agnes Monica lalu berjalan santai ke meja makan. Jai menantinya dengan senyum nakal, ‘makan dulu non biar kuat di ewe sama kita-kita’ ia lalu menyuruh Agnes Monica duduk dipangkuannya dan Agnes Monica mulai sarapan dengan penis di anusnya, dan sarapannya diakhiri dengan semburan sperma di anusnya.

Melihat cuaca yang cerah, Agnes Monica melangkah ke kebun belakang untuk menikmati suasana, dan ia ditunggu oleh para kuli bangunan.

Satu orang menyuruh Agnes Monica ber woman on top, yang satu meminta Agnes Monica mengangkanginya, satu orang menyodomi Agnes Monica, yang satu lagi melengkungkan tubuh Agnes Monica sampai hanya bahu dan kepalanya tertahan di tanah, dan menyetubuhinya dengan brutal. orang terakhir mendapat deep throat dari Agnes Monica, dan ia menyemburkan spermanya ke wajah Agnes Monica, melihat ini teman temannya mengikutunya dan menyemburkan sperma ke seluruh tubuh Agnes Monica, yang sudah lemas terbaring di rumput. Dan kemudian Agnes Monica jatuh tertidur di rerumputan itu di selimuti angin gunung dan sinar mentari, setelah sekitar 3 jam ia disetubuhi ke lima orang itu

Agnes Monica kemudian terbangun ketika hari sudah berangsur petang, Ia membasuh tubuhnya menggunakan selang penyiram rumput, para ‘penggemarnya menatap Agnes Monica penuh birahi melihat tubuh berkilat mulus sang idola’

Mereka memberikan Agnes Monica kesempatan untuk beristirahat sebelum akhirnya mereka membawa Agnes Monica ke dekat perapian, mereka menyuruh Agnes Monica untuk menghibur mereka, dan Agnes Monica menjawabnya dengan tarian erotis, dan gerakan sensual.

Keringat yang mengalir membuat tubuh Agnes Monica tampak makin sensual ditemaram perapian.

Agnes Monica benar-benar liar, gairah sexnya mengalir bak air bah, jebol seperti kuda binal lepas dari kandang, walaupun sebenarnya yang menyetubuhinya adalah orang kampong yang tidak selevel dengan dirinya. Agnes Monica tidak perduli, yang diperlukannya adalah pemuas dahaganya akan sex dan itu diperolehnya dari mereka.

Bahkan hinaan justru membuatnya makin bernafsu, seperti ketika seorang kuli berkata ‘gila nih cina, tempenya seret dan sempi banget, ada empotnya lagi’

atau ketika rekannya tukang ojeg bilang ‘iya nih, gua udah berapa kali dapet daging cina, biasanya becek, apalagi abis dipake si Kaka, biasanya tempe dan boolnya nya langsung longgar.’ dan tujkang ojeg itu langsung menusukkan penisnya ke vagina Agnes Monica yang masih dipakai kuli bangunan. ‘ Biar longgar’ ejeknya.

Atau ketika Kaka berkata ‘Entotannya memang hebat, lebih hebat dari bayur yang sering gua pake di warem. Sepongannya juga mantap’, sambil menekan kepala Agnes Monica agar penisnya bisa masuk lebih dalam lagi ke tenggorokan Agnes Monica, sembari Jai yang hobi menyodominya menggenjot anusnya dengan penuh nafsu diledek ‘hobi banget si lo ewe boolnya?’

‘Mumpung ada kesempetan. Kapan lagi bisa ewe bool artis kaya gini, lagian bini gua mana mau di ewe model begini.’

Semua hinaan itu dianggap pujian oleh Agnes Monica, karena berarti ia berhasil memberikan kepuasan pada penggemarnya, dan seharusnya itu yang terjadi di mana penggemar mendapatkan yang terbaik dari idolanya, dalam kasus ini sex terhebat, liar dan menjurus brutal.

Selain itu Agnes Monica menganggap ucapan mereka sebagai penghargaan atas usahanya berlatih keras setiap saat untuk mempertahankan bentuk tubuhnya dan kelenturannya, ramuan-ramuan yang diminum untuk stamina tubuhnya serta treatment khusus untuk vagina dan anusnya yang menjadi pelabuhan penis penggemarnya sehingga memiliki kelenturan mulut ular yang mampu menelan mangsa yang besar namun dengan cepat kembali ke bentuk aslinya.

Keesokannya Agnes Monica memutuskan untuk kembali karena ada pekerjaan yang harus dikerjakannya.

Kaka berkata ‘kita punya oleh-oleh buat non’, sambil mereka menelentangkan tubuh Agnes Monica dan mengangkat kakinya kea rah dada. kaka menyelipkan potongan bagian atas botol aqua ke dalam vagina Agnes Monica, dan menuangkan sperma dingin satu gelas bir besar yang mereka kumpulkan pada saat Agnes Monica tertidur kelelahan.

Agnes Monica menggeletar merasakan dingin di vaginanya, dan setelah seluruhnya terserap, Kaka mencabut ‘corong’ itu dan menutup celah vagina Agnes Monica dengan lakban sehingga sperma mereka tidak dapat keluar dari dalam vagina Agnes Monica.

Mereka tertawa melihat tubuh Agnes Monica menggelinjang, menggeletar seperti ayam disembelih merasakan dingin di vaginanya yang menstmulasinya untuk kemudian mengejang hebat dan berteriak ‘gilaaaaaaaaaa’ seiring orgasme terdahsyat yang diperolehnya. Setengah jam kemudian Agnes Monica baru bisa mengusai diri.

Para ‘penggemarnya’ mengambil semua baju Agnes Monica sebagai kenang-kenangan sehingga Agnes Monica pulang hanya dberbalut tanktop putih tipis ketat, yang dengan jelas mencetak lekuk tubuhnya, terutama putingnya dan daerah areolanya nyang berwaran coklat. Dan celana hot pants pendek model hipster yang tidak dapat menutupi pangkal pantat Agnes Monica dan bagian depannya bermotif jala halus, sehingga lakban yang menutupi vaginanya membayang jelas. Dan secara keseluruhan membuatnya makin tampak seperti professional bitch

Agnes Monica tidak perduli karena ia sendiri memperoleh kepuasan amat sangat, karena dahaga sexnya terpuaskan dengan kebrutalan mereka dan keroyokan yang dialaminya.

wajahnya menyunggingkan senyum puas, liar dan binal, dan tampak berseri-seri. Tubuhnya tampak makin berisi, segar bercahaya, terlebih setelah mendapat donor protein di seluruh tubuhnya termasuk yang sekarang mulai terserap di vaginanya.

Selama perjalanan pulang yang dipikirkan Agnes Monica hanya satu,. Mencari waktu yang tepat untuk kembali ke villa itu dan berpesta sex dengan ‘penggemarnya’.

Instagram

Baca Juga Berita Heboh Hari Ini

loading...