Ngentot dengan Mama Teman Sendiri


Cerita Sex Dengan Mama Teman | Perkenalkan dulu namaku Hans. Aku sekolah di sebuah SMU di kotaku Klaten. Aku punya cewek yang bernama Ranika dan dia bersekolah di sebuah sekolah dasar dikotaku juga.  Cerita ini adalah pengalamanku yang nyata dan sangat berkesan dihatiku.

Awal ceritanya begini: Saat itu aku sudah siap dengan dandanan rapi untuk pergi kerumah Yusha.  Dirumah Yusha aku disambut oleh adik adik Yusha yang kecil kecil. Saat itu Yusha keluar sehabis ngasih makan ayam kesayangannya. aku langsung diperkenalkan dengan cewek imut dan cantik bernama Ranika


Aku, Yusha dan adik Yusha yang lain lalu bermain di serambi samping rumah Yusha. Saat itu aku memang tidak ada perasaan apapun terhadap Ranika tapi lama kelamaan…….  Tetapi besoknya lagi aku tak bosan bosan kerumah Yusha. Aku langsung nyariin Ranika. Sejak saat itu terbit harapan dihatiku untuk mendapatkan hati Ranika

Suatu saat aku lagi sakit, badanku lemas, kepala sakit. Semua itu dikarenakan sehabis Fashion Show di Semarang tapi ini justru menjadi awal dari segalanya. Kesibukanku sebagai model memang menuntut tenaga yang lumayan besar.

Fashon Show dengan mobil bersama teman temanku satu agency hingga harus berjongkok ria didalam mobil sedan merelakan tempatku dipakai temenku yang cewek. Saat pulang aku banyak kehilangan tenaga hingga malamnya aku langsung tertidur pulas banget.

Paginya aku menelfon Yusha dan bilang kalau aku nggak masuk sekolah dan titip izin kepada wali kelasnya tak lupa pula aku kirim salam kepada Ranika yang membuat hatiku berbunga bunga indah.  Saat suatu senja dimalam Minggu dirumah Yusha, Ranika menungguku.

Waktu aku menemui Ranika diserambi samping rumah Yusha, Ranika menangis dan berkata kenapa aku tak menemuinya dan rindu berat sama aku.

Saat aku dan Ranika memasuki rumah Yusha Kami disambut oleh mama Yusha yang bernama tante Nana yang super sexy Saat itu mama Yusha memakai tengtop terusan rok ketat sebatas paha atas berwarna pink transparan membuat lekuk lekuk tubuh wanita dewasa kelihatan jelas walau agak transparan.

Dalam posisi duduk yang miring sambil menyilangkan sepasang pahanya sehingga tak mustahil akan memperlihatkan pemandangan indah itu dan memaksa mata nakalku singgah berkali kali di paha mulusnya.

Saat itu posisi duduk tante Nana berubah dari menyilang hingga kini setengah bersila dengan kaki kiri kebawah terus kaki kanan menyilang lurus kesamping malah menambah posisi roknya semakin naik sehingga paha bagian dalam terlihat samar samar.

Ternyata tante Nana memakai celana dalam yang minim banget. Celana dalam model G-spot berwarna putih transparan berukuran kecil dengan tali pengikat disamping pinggangnya menampakkan kemulusan bagian dalam pangkal paha serta bulu halus hitam lebat membuat mata nakalku tambah jelalatan.

Tante Nana memintaku untuk membantunya memperbaiki lampu kamarnya yang terputus.  Saat didalam kamar suasana begitu gelap karena tak ada penerangan. Tanganku meraba raba mencari kursi untuk memanjat karena letak bohlamnya diatas. Tak sengaja tanganku menyentuh benda lunak yang begitu indah.

Ternyata yang kuraba tadi gundukan dada tante Nana yang tak tertutup apapun selain kain tipis tengtop itu. Tante Nana melarangku untuk beralih malah meletakkan tanganku disusunya Saat itu tanganku tak beralih malah tambah berani dengan meremas remas lembut bukit itu. Remasanku bertambah berani saat aku mendengar desahan desahan halus tante Nana.

“Ahhh…Kriiishhh Terrusss. Enaaak sekaliii…. ”desahnya mengundang birahi Tangan tante Nana tidak tinggal diam. Tangannya meraba raba punggung terus turun hingga sampai kepangkal pahaku. Disana dia menemukan sebentuk keperkasaan milikku yang sudah tegang dari tadi.

“Agh…. tante…mhhh”aku tak dapat berkata apa apa sehingga tak sadar aku menurunkan tali pengikat tengtop dibahu tante Nana dan terus meremas bukit indah yang kelihatan masih kencang itu. Saat itu tante Nana sudah tidak peduli lagi siapa aku dan siapa dirinya.

Dia langsung turun melepas remasanku mencari kait celanaku dan kebetulan aku memakai celana model training sehingga memudahkan tante Nana melorotkan celanaku. Terlihatlah celana dalamku yang berwarna biru tua.

Celana itu sangatlah kecil hingga tak mampu menutupi semua kontolku sehingga nampak mengintip batang milikku yang tegang itu.

Tangan tante Nana langsung merampas lepas celana kecil itu kebawah hingga terlihatlah kerasnya kejantananku yang tegang sepenuhnya mengacung keras menampar pipi tante Nana.  “Oh…Hans besar dan indah tante ingin sekali memilikinya”kata tante penuh nafsu sambil tangannya memegang penisku “Ahhh…. tante milikilah dan lakukan sesuka tante sekarang”kataku Tangan tante Nana langsung memegang dan bahkan memasukannya kedalam mulutnya batangku.

Tante Nana langsung mengulum dan meremas sambil sesekali menggerakkan naik turun perlahan lahan batangku membuat aku tak henti hentinya mendesah sambil sesekali tanganku meremas remas pRanikadara tante Nana.

“Aghhh…tante teerrruuussss. mhhhh”kata ku menahan agar tidak sampai suaraku terdengar sampai depan. Hisapan, remasan, dan kocokan tante Nana bertambah ganas seiring remasan didadanya bertambah keras.  Sampai suatu ketika aku menjerit menahan desah karena aku sudah mencapai klimaks dari permainan tante Nana.

“Aghh…tante sudah, Hans keluaarhh nihhh…”jeritku tertahan “Crot…crot. crot…”3 kali aku menembakkan pejuku didalam mulut tante Nana dan tante Nana menelannya sampai bersih.  Lalu tante Nana menghentikan kegiatannya pada batang milikku dan menelan habis air mani milikku dan menjilat ujung kepala penisku.

Saat tante Nana ingin melanjutkan permainannya, aku segera tersadar kalau kami meninggalkan anak anak terlalu lama.  “Udah tante, Hans janji akan menyenangkan tante asal tante tetap memakai pakaian yang sexy seperti ini kalau ada saya”janjiku “Ya udah deh, tapi kamu harus janji lho”sahut tante Nana “Tante mana nih bohlamnya”aku meminta bohlam yang akan dibetulin “Oh ini”kata tante Nana sambil memberikan bohlam itu.

Saat itu tengtop tante Nana tidak dibetulkan posisinya sehingga masih nampak bukit indahnya.  Saat selesai memperbaiki lampu kamar tante Nana, aku langsung memakai kembali celana dan celana dalamku setelah kami berciuman tanda terima kasih tante Nana karena aku telah memuaskannya.

Waktu itu aku yang berjiwa muda melumat habis mulut mungil tante Nana sehingga tante Nana kembali terangsang.  “Udah Hans, katanya udah ntar tante terangsang lagi lho”katanya sambil melepas ciumanku “Maaf tante terlalu nafsu, kapan kapan lanjutin lagi”kataku sambil menenangkan diri “Ok deh Hans”jawab tante Nana Lalu kami keluar.

Saat kami sampai di ruang tamu Yusha dan adik adiknya sudah didepan main bersama sama. Aku langsung mengajak Ranika keserambi samping rumah.  Saat diserambi milikku diremas Ranika sehingga tak sadar tanganku memasukan tangan Ranika kedalam celanaku.  “Yuuu…kocok milik kakak yuu. yanghh kerasshh yah. mhhh”kataku sudah terangsang berat.

Saat itu Ranika berkata “Kak celananya mengganggu” Langsung aku menurunkan celana beserta celana dalamnya sekalian.  “Ayo Ran kocok cepat”kataku tak sabar. Buru buru Ranika mengocok batangku yang gede berukuran panjang 17 cm dan berdiameter 5 cm itu.

Suasana serambi rumah Yusha memang mendukung untuk melakukan semua itu maka kami tidak takut akan ketahuan oleh tetangga yang lain.  Aku yang sudah terangsang berat langsung meraba raba dada Ranika yang sudah mulai tumbuh pRanikadara walau yang masih terbungkus kaos tipis Ranika.  “Achh…kak, geli kaaakkhh”Ranika merasakan kenikmatan yang belum dia dapatkan sebelumnya.

Tanganku langsung melepas kaos Ranika sekalian kaos singletnya hingga nampak olehku susu indah dengan puting kecil berwarna merah jambu yang baru muncul terus meremas remasnya.

“Ranika susumu indah benget”kataku senang “Kakak netek yah”sambungku tanpa menunggu persetujuan Ranika langsung menetek susu miliknya “Ahh. kakak enakhh banget kak, Ranika sayang kakak”kata Ranika menyeracau Tanganku yang bebas langsung menuju ke-rok Ranika yang sebatas atas paha itu terus meraba raba paha Ranika.

Tanganku terus meraba kian kedalam hingga tersentuh olehku celana dalam Ranika yang sudah basah cairan kenikmatan Ranika. Tak sabar tanganku pun menurunkan celana dalam Ranika hingga sampai mata kaki Ranika “Ranika lepas dong sayang”kataku. Saat itu Ranika memang menolak tetapi aku membujuk sambil mengulum puting Ranika hingga Ranika akhirnya mau juga dilepas celana dalamnya.

Setelah terlepas tanganku meraba raba bibir memek Ranika yang basah sambil sesekali menusuk nusuk liang milik Ranika “Ran kamu cantik”kataku “Mhh…terusshhh kakhhh…”desah Ranika “Iya Yuuu…kocok terus kontol kakak sampai keluar air susunya sayang”kataku Keadaan terus berlanjut hinggak akhirnya aku berteriak waktu aku mencapai klimaksku. 5 kali tembakan pejuku mengenai rok Ranika. Ranika rebah dipangkuanku tapi aku masih meraba raba memek Ranika.

“Ranika enak benget yang tadi, kakak puas Yu?”kataku “Enak yah kak, Ranika juga enak kok, sekarang main yang beneran yah kak”Ranika memintaku “Iya deh”sahutku “Sekarang Ranika kulum dulu milik kakak, terus Ranika hadap kakak, nanti Ranika kakak gendong kalau kakak udah siap”aku mengajari “Gimana kak?”tanya Ranika “Ini masukin kemulut Ranika terus dikulum seperti ngulum permen itu lho.

”aku menyodorkan batang pelirku “Ini…. mhhhh”Ranika mulai ngemut batang pelirku “Akhh…mhhh Ranikauuu enhhakhhhh…. ”desahku keenakkan “terushhh…. ”kataku “Udah Ran sekarang Ranika naik kepaha kakak yah nanti kalau sakit tahan dikit yah”kataku sambil memangku Ranika Ranika terus naik kepangkuanku sementara aku menempatkan batang penisku tepat pada lubang memek Ranika.

“Tahan yah sayang”kataku sambil melumat bibir Ranika agar tidak menjerit Lalu…blesh kepala penisku memasuki memek Ranika. Saat itu Ranika langsung menjerit kecil “Akhh kak perih”jerit Ranika “Tahan dikit yah sayang”kataku sambil menekan penisku lebih dalam “Mhh kak”Ranika merintih sambil memegang tanganku.

Saat penisku sudah ¾ masuk, aku menggoyangkan pinggulku pelan pelan hingga Ranika naik turun dan lama lama rintihan Ranika berubah menjadi desahan “Kak enak terrushhh”katanya Tanpa disadari Ranika aku menekan kuat kuat pinggul Ranika kebawah sehingga kemaluanku masuk semua menerobos selaput dara milik Ranika “Ssakithhh…Kakhhh”Ranika berteriak lalu menggigit bibir “Sabar sayang nanti juga hilang sakitnya berganti nikmathhh”kataku bercampur desah.

Saat Ranika tenang kembali aku mengRanikan pantatku dari pelan naik turun hingga Ranika seperti naik kuda semakin lama semakin keras.  “Kak enak terrrushh kak”desah Ranika “Mhh…nikmattt Yuuu, memek Ranika enakhh”kataku Aku menyetubuhi Ranika sambil berselunjur kaki, terus Ranika kuhentak hentakkan keatas dengan pahaku.

Walau aku lelah tetapi kami mendapatkan kenikmatan yang baru kami peroleh.  Hingga Ranika memelukku erat erat tanda Ranika Ejakulasi.  “Kakhh Ranika pipis”jerit Ranika “Iya kakak juga kita bersama sama pipis yah”sahutku.

Saat itu aku tidak tahan lagi lalu membalik dan menindih tubuh Ranika lalu menggenjot keras keras memek Ranika “Kakakhh Udah Ranika nggak tahhaanhh”Ranika menjerit Hingga Akhirnya “Kakhh”Ranika menjerit. ”Akh…nikmatthh”desahku saat ejakulasi dan kami saling memeluk erat erat.

Aku menembakan pejuku yang kedua kali selama 5 tembakan tanpa melepas kontolku dari dalam memek Ranika dan Ranika mengguyur kontolku dengan air maninya selama 4 tembakan.  Hari jadian kami diawali dengan percintaan yang baru kami rasakan. Tak sadar kami dihampiri oleh tante Nana yang sudah sejak tadi mengintip.

Tante Nana langsung mengajak kami main dikamarnya karena tadi belum puas karena permainannya denganku terhenti.  “Yusha kemana tante?”tanyaku “mereka pergi kok jangan takut”jawab tante Nana. Ranika dan aku menuju kekamar tante Nana tanpa memakai kembali pakaian kami Saat sampai dikamar tante Nana yang terang ternyata Tante Nana sudah tidak pakai tengtop lagi melainkan memakai sarung saja sebagai penutup tubuhnya.

Sarung itu hanya mampu menutupi susu sama memeknya saja tetapi paha atas sampai pangkal paha terlihat jelas.  “Kak tante Nana sexy yah kak”ucap Ranika polos “Iyah…”aku menjawab sambil mendesah Tak sabar aku langsung melepas kaosku hingga bugil karena celanaku ditinggal di serambi rumah tante Nana.

Ranika melepas rok kecil yang masih menghalangi memeknya sehingga tubuh mulus anak SDnya kelihatan semua. aku langsung mendekati tante Nana. Tanganku meraih ikatan sarung tante Nana lalu melepasnya. Aku langsung menetek susu tante Nana tanpa diperintah “Tante enak nggak”tanya Ranika “Ahhh…enakhh banget Ranika sayang, Ranika jilatin dong memek tante”tante menuntun kepala Ranika kememeknya.

“Nah terus Ran yang dalem…ahhh masukin lidah kamu dong…terushhhh…”tante Nana mendesah desah Merasa sudah pernah aku ajari, Ranika langsung menjilat jilat seperti menjilat es krim hutan dan memek tante Nana.

Dan tangan tante Nana memegang kemaluanku lalu mengocoknya naik turun.  “Akhh…terus ayooo…miahhhhhhh…. ”desahnya tak teratur Lalu tiba tiba tante Nana menyuruh kami berhenti.  “Hans kamu tiduran aja sayang biar tante masukin kontol kamu, tante udah nggak kuat sayang”katanya tak sabar.

Lalu aku tidur terus tante Nana naik keatas tubuhku sambil menduduki penisku otomatis penis tegangku masuk perlahan lahan hingga masuk semua.  “Akhh…. Hans kontolmu kok besar banget sih tante sakithhh tapi enak kok Hanshh…”erangnya kenikmatan “Tante masukin terus kontol Hans biar tante enak”jawabku menunggu kontolku masuk semua.

Sementara itu Ranika melihat dari samping sambil mengeluar masukkan jarinya didalam memeknya. Dia terangsang sekali saat itu.

Saat itu memek tante Nana masuk semua lalu dia menggenjot pinggulnya bagai kesetanan.  “Ahh…tante terushhh…mhhh”desahku kenikmatan ‘cleepp…plek plek cleep…plek”suara beradunya kemaluan kami “Akhh…kontol anak anak memang nikhhmathhh…”teriak tante Nana tidak sadar “Tante Hans mau diatas, tante pindah turun dong”pinta Hans pada tante Nana Lalu tante Nana turun tanpa melepas kontolku dari memeknya.

Aku langsung menggenjot kontolku sedang tante Nana menggoyangkan pinggulnya kekiri dan kekanan bagai tari sterptease.

Kami mengejar puncak ejakulasi kami sampai seperempat jam dan Ranika masturbasi sampai ia pun mencapai puncaknya.  “Hans, tanhh…te Sampai nihhh. ”erang tante Nana “Sleph. slep. slep”Aku mempercepat gerakanku agar tante Nana cepat mencapai ejakulasinya…lalu “Akhhh…mhhhh”terasa kontolku basah dan hangat dibanjiri air mani tante Nana tanda tante Nana telah sampai.

Aku lalu mencabut penisku yang masih tegang dan basah terus menghampiri Ranika.  “Ranika main lagi yuk sayang, kak Hans mau gantian sama Ranika”kataku memeluk Ranika “Iya kak”jawab Ranika Lalu aku mendekati memek Ranika yang kelihatan basah dan sedikit berdarah tanda perawannya telah hilang.

“Ran, punya Ranika berdarah yah?”tanyaku “Sakit tidak?”tanyaku lagi “Sedikit kak, makanya yang pelan yah kak”kata Ranika “Iya sayang”kataku lalu aku menjilat memek Ranika hingga cairan mani Ranika habis dan berganti oli kenikmatan Ranika.

“Sekarang masukin lagi yah kontol kakak ke memek Ranika yah sayang”kataku “Iya kak pelan pelan yah”jawab Ranika “Kita kekursi itu yah lalu Ranika kakak pangku lagi tapi yang naik turun Ranika yah”aku mengajari lagi “Hans kalau kamu udah mau sampai bilang tante yah ntar pejumu masukin aja ke memek tante biar tante merasakan siraman pejumu Hans, tante disini mau nonton ngentot kalian”tante Nana memesan pejuku seperti memesan Es jus.

“Iya tante”jawabku singkat.  Lalu aku duduk dan memangku Ranika.  “Ran, ayo dong kamu naik turun”kataku saat kontolku sudah masuk setengahnya. Lalu menurunkan Ranika pelan pelan takut Ranika kesakitan lagi.

Ranika pun tidak kesakitan seperti tadi dan mulai menaik turunkan pantatnya pelan pelan lama kelamaan mulai cepat seperti orang naik kuda.  “Akhh…Ranika kakak sayanghh. Ranikauu…terushh sayang nikmat sekalliii…”desahku “Kak Nikhhmathhh Ranika mau dong kapan kapan, kita mainhh lagi yah kakkhhh”desah Ranika ketagihan “Yahhh sayanghhhh…. ”jawabku.

Kami tak berhenti hingga akhirnya….  Aku berteriak kepada tante Nana kalau aku sudah akan klimaks.  “Ah…tante Hans mau sampai tante kita gantian yuk”teriakku “Iya, tunggu tante”tante Nana buru buru mendekatiku.

Ranika diturunkan dan tante naik menggantikan Ranika lalu menggenjot memeknya kuat kuat agar aku cepet sampai. Aku memasukan dua jariku kedalam memek Ranika agar Ranika juga merasakan kenikmatanya yang tertunda. Hingga akhirnya…… “Achh tante Hans sampai nih”teriakku saat air pejuku mau keluar “Semprotin terus dalam memek tante sayang, semua ayo…”kata tante Nana menyambut pejuku.

“crot…crot. crot. crot. crot”4 kali pejuku menyemprot membasahi memek tante Nana yang sempit dan….  “Kak jangan keras kerashh…kakhhh sakiiithhh…”saat tak sadar aku mengocok memek Ranika terlalu keras.

“Kakhhh Ranika pipishhh”kata Ranika saat sampai “Serr…serrr. serr…serrr”air maninya menyembur nyembur membasahi tanganku Tante Nana turun saat beberapa saat diam dipangkuanku membiarkan kontolku mengecil sendiri laluaku menjilat memek Ranika hingga bersih dan menjilat memek tante Nana membersihkannya juga menjilat semua air mani Ranika yang ada ditangannya.

“Hans tante puas sekali, terima kasih yah tapi loe besok harus kemari dan kita main seperti ini lagi yah”katanya “Ranika boleh ikutan tante?”Ranika menyahut “Iya deh sayang tapi Ranika dilarang pakai celana dalam dan memakai kaos dalam hanya boleh pakai daster terusan rok aja yah sayang”jawabku.

“Terserah kamu deh Hans, tante capek nih mau tidur”kata tante Nana “Ya sudah tante kami mau pulang dulu, sampai besok tante”kataku “Sampai besok tante”kata Ranika “Bye semua”kata tante Nana lalu mengantar kami sampai keserambi depan rumah mengambil dan mengenakan pakaian kami.

Saat sampai diluar rumah dan berjalan pulang bersama Ranika aku mengajari bermasturbasi yang nikmat. Aku mengajari bila tak ada aku Ranika bisa mengeluar masukkan tiga jarinya didalam memeknya sambil meremas remas susunya dan memelintir putingnya sampai dia puas dan mengeluarkan air maninya, tapi harus didalam kamarnya dan tidak mengajak siapapun juga.

PENCARIAN TERKAIT BOKEP SEX TANTE GIRANG


Cerita Bokep Tante Girang
Cerita Tante Girang
Ngentot Tante Girang
Ngewek Tante
Nyodok Tante
Cerita Sex Tante
Cerita Bokep Tante Girang

Instagram

Baca Juga Berita Heboh Hari Ini

loading...